artikel ini bersumber dari dan baca selengkapnya di: http://ilmubloggersyahdan.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-tulisan-addres-bar-berjalan.html#ixzz2In3qIUBj artikel ini bersumber dari dan baca selengkapnya di: http://ilmubloggersyahdan.blogspot.com/2012/12/cara-nmembuat-link-bergoyang-pada-blog.html#ixzz2Imt8HuQe

Rizki Blog's

artikel ini bersumber dari dan baca selengkapnya di: http://ilmubloggersyahdan.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-animasi-pada-judul-blog.html#ixzz2ImuODIB5

Minggu, 20 Januari 2013

Karya Tulis B. indonesia


   BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang    

Akhir – akhir ini, jenis – jenis musik semakin beragam, mulai dari pop, rock, jazz, reggae, dangdut, R&B, poprock, bahkan musik aliran metal. Jenis – jenis musik tersebut mempunyai kelebihannya masing – masing. Hal itu membuat ketertarikan setiap orang terhadap musik pun berbeda - beda . Peminat musik di dunia semakin banyak. Mulai dari anak – anak, remaja, dewasa, bahkan lansia juga berminat pada musik. Musik berkembang dengan sangat cepat. Dari perkembangan itu, musik bisa dijadikan sebuah bisnis yang menjanjiakan.

Maka dari itu penulis membuat karya tulis ilmiah ini yg berjudul “MUSIK DAPAT MENJADI INSPIRASI MASYARAKAT DUNIA”.

B. Permasalahan
  1. Apa itu musik?
  2. Apakah Musik Bisa Menjadi Sebuah Bisnis?
  3. Bagaimana Perkembangan Musik dari zaman dulu sampai sekarang?
  4. Apa Efek dari Musik?

C. Tujuan
Tujuan dari pembuatan karya tulis ilmiah ini tentang musik ini, agar masyarakat dunia mengetahui tentang musik, baik yang tradisional maupun yang modern, dan sekaligus untuk mengenalkan kepada masyarakat dunia bahwa musik tradisional Indonesia Tidak kalah hebat dengan musik modern mncanegara.

D. Metode
Membaca buku

E. Kegunaan
  1. Bagi Diri Sendiri
     Agar wawasan penulis tentang musik lebih luas, dan penulis lebih mengenal aliran musik dalam negeri maupun mancanegara.

     2. Bagi Masyarakat
     Agar Masyarakat dunia lebih mengenal dan lebih menghargai musik di seluruh penjuru dunia




  BAB II
PEMBAHASAN


  1. A.     Apa itu Musik?

  1. 1.      Pengertian Musik
Musik adalah bunyi yang di terima oleh individu dan berbeda – beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya, dan selera orang

a.         Pengertian Aliran Musik
Berikut adalah aliran/genre utama dalam musik. Masing – masing genre terbagi menjadi beberapa sub-genre. Pengkategorian musik seperti inimeskipun terkadang merupakan hal yang subjektif, namun merupakan salah satu ilmu yang di pelajari dan di tetapkan oleh para ahli musik dunia.
Dalam beberapa dasawarsa terakhir, dunia musik mengalami banyak perkembangan. Banyak jenis musik baru yang lahir dan berkembang. Contohnya musik triphop yang merupakan perpaduan antara beat – beat elektronik dengan musik pop yang ringan dan enak di dengar. Contoh musisi yang mengusung jenis musik ini adalah Frou-frou, sneaker pimps, dan Lamb. Ada juga hip – hop yang di usung oleh Linkin Park. Belum lagi dance rock dan neo wave rock yang kini sedang in. banyak kelompok musik baru yang berkibar dengan jenis musik ini, antara lain Franz Ferdinand, Block Party, The Killer, The Bravery, dan masih banyak lagi.
Bahkan sekarang banyak pula grup musik yang mengusung lagu berbahasa daerah dengan irama musik Rock, Jazz, dan Blues. Grup musik yang membawa aliran baru ini di Indonesia sudah cukup banyak salah satunya adalah Funk de Java yang mengusung lagu berbahasa Jawa dalam musi rock

      b.         pengertian grup musik
Grup musik atau band adalah sebuah istilah yang di berikan kepada dua atau lebih orang yang biasanya melakukan sebuah aransemen musik dan memainkannya. Grup musik dapat di bagi lagi atas beberapa jenis grup musik, di antaranya boyband yaitu grup musik yang semua anggotanya pria, girlband yaitu grup musik yang semua anggotanya wanita, grup musik rock yaitu grup musik yang memainkan musik berarilan rock dan sebagainya.
Grup musik baik grup band maupun grup vokal ini kemudian di beri nama oleh salah satu personil grup atau hasil kreasi secara bersama – sama para persoilnya. Nama bagi suatu grup musik sangat penting karena mampu menggambarkan identitas, ciri maupun karakter musik yang berfungsi sebagai pembeda dengan grup musik lain. Di samping performa, nama yang baik dapat memudahkan proses pemasaran (marketing). Nama suatu grup musik akan bernilai jual tinggi sejalan dengan popularitas grup musik tersebut.
Banyak hal yang di lakukan atas popularitas nama suatu grup musik. Di antaranya adalah eksploitasi nilai ekonomi dari sebuah nama pada saat mulai di bentuk bahkan hingga grup musik itu bubar. Banyak grup musik yang tidak menyadari potensi ekonomi ini sehingga pada tahap awal mereka kurang peduli tentang perlunya perjanjian grup musik, seperti perjanjian band, pada sebuah grup band.
Pada umumnya grup musik di tanah air masih belum terbiasa atau bahkan enggan untuk memulai karier grup musiknya dengan mengawalinya dengan suatu perjanjian grup musik. Akibatnya akan sangat terasa pada saat grup musik mendapat tawaran tour atau konser atau berbagai permasalahan siapa yang mengambil keputusan, siapa yang mewakili grup dalam kontrak, bagaimana pembagian pendapatan, biasanya menjadi suatu persoalan.
Bahkan permasalahan itu semakin rumit pada saat grup musik itu bubar. Siapa yang menjadi pemilik nama grup yang telah populer itu? Meskipun grup musik telah bubar, namun popilaritas nama sudah tentu masih memiliki potensi ekonomi. Bayangkan saja, apabila salah satu personil itu membentuk kembali suatu grup musik lain dengan menggunakan nama grup terdahulu yang sudah populer?


              c. Musik Tradisional

Budaya tradisional lahir dari berbagai daerah di Nusantara. Kita sering mendengar bahwa di berbagai daerah Indonesia terdapat beragam suku bangsa, termasuk budaya – budaya yang meliputi lagu – lagu serta alat musik daerah.
“Musik tradisional di hasilkan dari kebudayaan daerah yang bersifat kesukuan”
Suku – suku bangsa yang terdapat di Indonesia terdiri dari suku Betawi, Sunda, Jawa, Minangkabau, Dayak, Dani, dan lain – lain. Masing – masing memiliki kebudayaan dan adat istiadat sendiri, yang kekayaan budaya nasional.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai alat – alat musik dari beberapa daerah di Indonesia.

  1. Betawi
Kesenian musik betawi yang terkenal adalah tanjidor, yaitu alat musik yang di mainkan dengan alat – alat musik modern dan Eropa yaitu trombone, terompet, tuba, dan klarinet.

  1. Sunda, Jawa Barat
Kesenian daerah Sunda sangat identik dengan angklung yaitu alat musik yang terbuat dari bambu. Selainangklung, ada pula alat musik gamelan. Bentuknya mirip dengan gamelan Jawa, tetapi memiliki beberapa perbedaan.

  1. Jawa
Musik tradisional Jawa identik dengan bunyi – bunyian gamelan. Perangkat gamelan terdiri dari saron, bonang, rebab, kendang, gong, dan sebagainy. Alat musik ini biaasa di gunakan untuk mengiringi tarian – tarian tradisional setempat. Gamelan pun biasa di mainkan pada acara – acara pernikahan maupun upacara adat.

  1. Sumatra Barat
suku – suku bangsa yang berdiam di pulau Sumatra terkenal dengan budaya Melayu. Alat musik tradisionalnya pun memiliki ciri khas Melayu. Banyak pertunjukan musik Melayu, seperti saluang, serunai, gendang, rebana dan terbang(rebana berukuran besar). Alat musik yang benar – benar khas daeran Sumatra Barat adalah talempong dari Sumatra Barat dan gondang dari Tapanuli, Sumatra Barat.

  1. Dayak Kalimantan
Alat Musik dari suku Dayak adalah sampe. Alata ini berasal dari suku Dayak yang tinggal di pulau Kalimantan. Sampe adalah sejenis gitar atau alat musik petik yang bersenar hiasan atau ukiran khas Dayak.

  1. Minahasa Sulawesi
Salah satu alat musik tradisional Sulawesi yang paling terkenal adalah kolintang. Asalnya dari daerah Minahasa. Kolintang dibuat kayu lokal yang ringan, namun kuat. Nama kolintang diambil dari bunyi yang di hasilkannya, yaitu “tong”(nada rendah),”ting”(nada tinggi) dan “tang”(nada biasa).

  1. Nusa Tenggara Timur
sasando adalah sebuah alat petik musik. Instrumen musik ini berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggar Timur. Bentuk sasando mirip dengan instrumen petik lain gitar, biola, dan kecapi.


                  d. Musik nontradisional

Selain musik tradisional, kita jga mengenal mesik – musik jenis lain. Dari mulai musik pop, balada, hingga keroncong, yang merupakan bagian dari kebudayaan nasional dan internasional. 
Selain musik tradisional yang di mainkan dengan alat – alat music sederhana, ada pula jenis – jenis musik yang di mainkan dengan perlengkapan modern. Jenis musik yang biasanya di kenal secara nasional dan internasional, Karena umumnya tidak mengatasnamakan daerah tertentu.
Beberapa jenis musik modern berasal dari kebudayaan Negara – negara barat, khususnya bangsa – bangsa Eropa da Amerika. Namun ada juga music modern yang memiliki kemiripan dengan music tradisional.

  1. Musik Keroncong
Musik Keroncong di perkenalkan kepada orang Indonesia oleh pelaut Portugis. Awalnya keroncong di bawa ke daerah Indonesia bagian timur, tetapi lebih berkembang di Jakarta, tepatnya di daerah Tugu, Tanjung Priok.
Alat musik yang di gunakan untuk memainkan Keroncong adalah Ukulele, Cak(Banjo, Gitar, Biola, Cello, Bas, Mandolin, Seruling, dan instrument perkusi seperti tambri d triangle.

  1. Musik Dangdut
Sebagian besar orang Indonesia menyukai musik dangdut. Di kota – kota besar maupun di desa- desa, dangdut menduduki tempat sebagai musik favorit. Bila di lihat dari irama dan melodinya, dangdut merupakan perpaduan dari musik Melayu dan India. Lagu – lagunya di dominasikan oleh bunyi gendang dan syair yang mendayu – dayu.


B. Apakah Musik Bisa Menjadi Sebuah Bisnis?

Musik seakan telah menyatu  dengan kehidupan manusia. Musik bersifat Universal. Bisa di bayangkan dunia tanpa musik. Salah satu alasan mengapa musik seolah – olah menjadi bagian hidup manusia adalah karena manusia  memang di karuniai cipta, rasa, dan karsa. Respon ini pula yang mendorong manusia untuk berkreasi menciptakan musik baik dalam bentuk lagu, suara maupun bunyi.
Perkembangan musik sehingga menjadi sebuah ondustri telah melibatkan berbagai pihak yang sevara sengaja maupun tidak sengaja mengaktualisasikan diri di bidang musik. Sebut saja perusahaan rekaman, perusahaan publishing, pencipta lagu, pemain musik, dan sebagainya yang secara sengaja berkecimpung di budang musik. Profit ekonomi yang menjanjikan merupakan alasan mengapa bisnis mengapa bisnis musik tetap bertahan dan bahkan mungkin selamanya.
Hal di atas te;ah menjadi salah satu faktor mendorong pesatnya pertumbuhan grup – grup dari segala jenis baik berbentuk grup band ataupun grup vokal duet, trio, dan seterusnya. Sisi menariknya adalah terkadang grup  - grup musik ini terbentuk secara tidak sengaja mungkin karena pertambahan ataupun karena sekedar hobi. Keunikan ini di dukung pula dengan tayangan program reality show vdi televisi yang menampilkan kompetisi antargrup band sekolah/remaja, dan grup vokal.



C. Bagaimana Perkembangan Musik Dari Zaman Dulu Sampai Sekarang ?
Musik adalah bahasa universal yang di kenal oleh semua orang di dunia ini. Oleh karena itu, musik menyebar ke seluruh negara tanpa kecuali, baik yang modern atau yang tradidional. Musik modern berasal dari
musik klasik yang di temukan di benua Eropa.


  1. Zaman Yunain Kuno.
Musik sudah mulai di kenal sejak zaman Yunani dan Romawi Kuno. Pada wktu itu music di gunakan dala upacara – upacara keagamaan bersama seni drama, tari, dan sastra.

  1. Zaman Renaissans(abad ke-16 dan 17 M)
Pada masa ini musik tidak hanya di pakai dalam upacara keagamaan. Musik mulai sering di gunakan sebagai hiburan. Sejak itu musik mulai di segani. Misalnya alat musik orgel yang di segani di negara Jerman dan Italia.

  1. Abad Ke-17 dan 18 M
Pada abat ini music mulai berkembang dengan tambahan improvisasi dan ornament. Tanda – tanda dalam alat musik mulai di gunakan. Bentuk – bentuk permainan pun jadi beragam. Komponis yang terkenal pada saat itu adalah Johann Sebastian Bach dari Jerman dan George Frederick Handel(1685-1759)

  1. Zaman Klasik
Pada zaman ini, musik klasik berkembang dengan pesat dan menyebabkan munculnya peraturan – peraturan seperti:
  1. Penggunaan tanda dinamik crescendo dan descressendo.
  2. Perubahan tempo yang semakin cepat.
  3. Penggunaan akor trinada
  4. Pembatasan penggunaan ornamen.
Musisi yang terkenal di zaman klasik adalah Franz Joseph Haydn dan Wolfgang Armadeus Mozart dari Austria.

  1. Zaman Romantik
Musik zaman Romantik banyak menggunakan tempo dan dinamik. Komponis terkenalnya adalah Ludwig Van Beethoven, Robert Alexander Schuman, dan Francois Frederic Chopin.

  1. Zaman Modern(abad ke-20 sampai sekarang)
Musik di zaman ini sudah semakin bebas. Kreasi lagu semakin banyak dan berkembang. Beberapa musisi yang berjasa mengembangkan music menjadi lebih modern adalah Peter Ilyich Tchaikovsky dari Rusia dan Richard Strauss dari Jerman.

Perkembanan musik akhir – akhir ini sangatlah pesat. Berbagai jenis atau aliran music mulai bermunculan. Di antaranya adalah pop, rock, disko, reggae, jazz, R&B, metal, bahkan sampai jenis musik underground. Musisinya pun mulai beragam, tidak hanya bermain sendiri. Ada yang bermain musik dengan anggota dua orang yang di sebut duo atau tiga orang yang di sebut trio. Namun, yang tidak kalah pesat, saat ini mulai bermunculan kelompok musik yang terdiri dari beberapa orang.
            The beatles, ABBA, Koes Plus, atau D’Lloyd adal kelompok musik yang sangat popular pada era 60 dan 70an. Selain itu di kenal nama seperti Barry Manilaw, Phill Collins, Titik Poespa, dan Bob Tutupoli. Mereka adal penyanyi yang juga terkenal di era 60-70an.
            Saat ini perkembangan musik menjadi lebih pesat lagi. Deretan nama penyanyi dan grup band mulai bermunculan di dunia hiburan, baik dari dalam maupun luar negeri di kenal nama – nama seperti Mariah Carey, Celline Dion, Britney Spears, atau Westlife, Coldplay, dan Bon Jovi.. sementara dari dalam negeri seperti Titi DJ, Rossa, Gita Gutawi, Atau Bondan Prakoso, Ungu, dan Peterpan.


D.    Apa Efek Dari Musik?
Musik dapat mempengaruhi alam bawah sadar pendengarnya. Banyak contoh kasus yang menggambarkan betapa sebuah lagu berperan besar terhadap kondisi kejiwaan seseorang yang mendengarnya. Sebagai contoh sebuah lagu ciptaan seorang pianis dari Budapest, Hungaria yaitu Resz Seress dapat memengaruhi pendengarnya untuk bunuh diri. Lagu yang berjudul GLOMMY SUNDAY yang di rilis pada tahun 1933 yang bernuansa kelam. Seiring dengan judul lagunya agak bernuansa kelam begitu pula halnya dengan lirik lagunya yang secara tidak langsung mengajak para pendengarnya untuk meninggalkan dunia sesegera mungkin. Di mulai dengan kekasihnya sendiri sampai para fans atau pendengar setia lagu ciptaannya mengakhiri hidupnya dengan aksi yang nekat yaitu dengan cara bunuh diri. Rezs Seress pun mengakhiri hidupnya dengan aksi sama yaitu dengan cara bunuh diri. Uniknya seluruh korbannya memilih hari minggu untuk mengakhiri hidupnya seperti dengan judul lagunya yang di artikan Minggu yang kelam.
Contoh kasus lainnya kematian Hannah Bond, seorang remaja putrid yang berusia 13 tahun. Remaja ini di temukan bunuh diri dengan cara gantung diri di kamar tidurnya setelah kedapatan sering mendengarkan lagu – lagu dari album The Black Parade milik My Chemical Romance, salah satu band asal Amerika Serikat.
Memang sudah banyak jatuhnya korban akibat lagu – lagu, namun bukan berarti musik tidak memiliki sisi positif. Menurut para penilitian di ketahui musik, terutama musik klasik dapat mempengaruhi perkembangan Intelegent. Quotient  dan Emotional Quotient pada anak. Anak yang terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelektualitasnya di bandingkan dengan anak yang jarang bahkan tidak pernah mendengarkan irama musik. Maksud dari kalimat sebelumnya ialah musik yang memiliki irama teratur dan nada yang terkonstelasasi dengan baik. Di lihat dari sisi medis pun musik sangat bagus untuk menstimulasi organ tubuh manusia. Memang musik itu bagai sebuah uang logam yang memiliki dua gambar yang berbeda , memiliki sisi positif dan negative itu semua tergantung dari kita semua ingin melihat semua itu karena setiap orang memiliki selera yang berbeda – beda.

         
 BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
          Musik bisa diartikan sebagai bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda – beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya, dan selera orang. Aliran musik di seluruh penjuru dunia bermacam – macam jenisnya seperti rock, pop, jazz, blues, rock n roll, dan masih banyak lagi.
            Selain musik – musik tersebut, ada juga musik tradisional yang ada di Nusantara, seperti musik betawi, musik sunda, musik Jawa, musik Sumatera Barat, dan masih banyak lagi. Musik – musik ini berkembang dari zaman ke zaman hingga sekarang bisa dikembangkan lagi menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan.
            Namun selain menghasilkan keuntungan, musik juga mempunyai dampak negatif, yaitu dapat mempengaruhi pendengarnya untuk membuat hal negatif.
B.  Saran
1)      Bagi para pemula baiknya mencari informasi dari buku – buku atau musisi yang sudah mahir.
2)      Berbagilah wawasan kita kepada orang lain agar ilmu yang sekarang kita miliki dapat bermanfaat.




DAFTAR PUSTAKA


Delta, Faida Dkk. 2006. Mengenal Seni Musik dan Lagu.Jakarta: Mediantara Semesta.
Murtono, Sri Dkk. 2004. Perjalanan Musik Legendaris 1. Bandung: Widya Duta Grafika.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar